Sekilas Tentang FES Jatim (Forum Ekonomi Syariah Jawa Timur) Sebagai Lembaga Independent

Warta Metropolis Jatim, FES Jatim (Forum Ekonomi Syariah) adalah sebuah perkumpulan atau wadah Independent yang anggotanya terdiri dari anggota Koperasi Simpan Pinjam Syariah Jawa Timur dan Wanita Pelaku Wirausaha, bukan perkumpulan keagamaan.
Keberadaan FES Jatim sendiri merupakan salah satu Lembaga Independent dalam membina dan memberikan tempat bagi para anggotanya untuk melakukan inovasi dan pembekalan kepada SDM selaku pelaku Koperasi dalam hal ini KSPPS Jatim.
Perlu diketahui bahwa FES Jatim bukan lebaga agama atau kelompok agama, namun sebuah lembaga ekonomi syariah, yaitu sebuah lembaga yang terdiri dari anggota Koperasi Simpan Pinjam Pola Syariah, artinya bergerak dalam bidang perekonomian pola syariah untuk menyejahterakan anggotanya, bukan perkumpulan keagamaan, namun sebuah perkumpulan wanita yang ingin berwirausaha dan mengelolah usahanya dengan sistem syariah, jadi tidak kumpulan/organisasi keagamaan.
FES Jatim berdiri pada hari Kamis tanggal 8 Februari 2018, di Dinas Koperasi & UKM Prov. Jatim, tepatnya di ruang pelatihan klinik UKM.
Dalam rapat pembentukan pengurus baru tersebut dipimpin secara langsung oleh Bapak Ir. Sumbangto, MM, dalam rapat tersebut telah dihasilkan beberapa rumusan program kerja, kepengurusan yang baru. Adapun kepengurusan yang baru adalah; Ketua 1 sdr Eny Purwati dari Lumajang, Ketua 2 sdr Lilik Maesaroh dari Pasuruan, Seketaris sdr Titis Harjunawati dari Gresik, Bendahara Hj. Muzammah, dengan ke empat pengurus dan anggota memilih secara aklamasi Bapak Ali Hamdan sebagai Dewan Penasehat, Bapak Ir. Sumbangto, MM menjadi Penasehat Ekonomi, Bapak Anjik Sudiantoro sebagai pembina, Bapak Bambang Rianto. S,H sebagai Humas.
Dalam rapat koorsinasi tersebut di hadiri oleh 20 peserta dari perwakilan KSPPS di Jawa Timur. Rapat tersebut difasilitasi sepenuhnya oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, dan telah terdaftar di Kemenkumham RI Nomer AHU -0002835.AH.01.07.Tahun 2018, berbadan hukum No. 11 tahun 2018 di Notaris Diyah Sulistiyorini, S.Pd. SH. S.Kn dari Mojokerto dengan nama FES Jatim (FORUM EKONOMI SYARIAH JAWA TIMUR).
Adapun VISI MISI adalah VISI Menjadikan FES Jatim sebagai wadah untuk menumbuh kembangkan usaha anggota, dan menguatkan kelembagaannya (KSPPS nya). MISI Meningkatkan SDM yang berkwalitas melalui pelatihan dan kerja nyata. Meningkatkan pendapatan anggota melalui kontak dagang dan pameran, Membangun kesadaran anggota dalam menguatkan kelembagaan KSPPS nya, Menguatkan kemandirian dan membangun jiwa wirausaha yang mumpuni, Menciptakan peluang usaha dan pasar serta permodalan bagi anggota.
FES Jatim memiliki program kerja dan target yang berkenaan dengan pengembangan usaha guna menunjang kelembagaan Koperasi yang memadahi, sehingga Fungsi FES Jatim sebagai lembaga independen mampu menggerakkan perekonomian anggotanya menujuh kemandiriannya masing-masing.
Salah satu sarana penunjang anggota agar memiliki skil dan kemampuan untuk meningkatkan usaha dan mengelolah KSPPS nya. Mengingat pentingnya hal itu, maka pengurus FES Jatim berusaha menjalin kerjasama dengan berbagai SKPD jatim untuk dapat bersinergi memberikan pelatihan pada SDM di FES Jatim dan menjalin kerjasama dengan akademisi dan penggerak ekonomi.
Sedangkan khas diperoleh dari berbagai sumber, untuk ketentuan dalam pelatihan, baik tingkat Provinsi maupu Kab/Kota adalah dengan memberikan infak dari transport yang diperoleh, dengan ketentuan yang telah disepakati bersama yaitu dengan memberikan infak 10%, dan dari infak 10 % tersebut dibagi menjadi 5% untuk khas FES Jatim dan 5% untuk khas korwil. Demikian juga bila korwil yang mendapatkan pelatihan maka infak 10% juga diberlakukan dengan rincian yang sama, 5% untuk korwil dan 5% untuk Sub Korwil. Kemudian khas yang diperoleh dari pengelolahan kegiatan, maka hasilnya masuk dikasnya masing-masing, kas juga di peroleh dari penjualan seragam.
Sedangkan untuk kepengurusannya sesuai dengan rapat pengurus selama 3 tahun dengan pemilihan ketua secara demokrasi, untuk tugas dan wewenang masing-masing ada di wilayahnya. Pengurus FES Jatim bertanggung jawab ditingkat Provinsi Jatim. Pengurus Korwil bertanggung jawab ditingkat Kab/ Kota.
Pengurus Sub Korwil bertanggung Jawab pada beberapa wilayah kecamatan di dalam satu wilayah Sub Korwil. Pengurus Korcam bertanggung jawab kepada anggota di wilayah Kecamatan dan Desa dalam satu Kecamatan, dan semua korwil harus bersinergi dengan pemerintah daerah masing-masing guna meningkatkan silahturami dengan pemerintah dalam menunjang program pemerintah dalam mengentas kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja.
Dengan demikian akan memudahkan komunikasi mulai dari daerah hingga kepusat dengan data yang dimiliki oleh masing masing korwilnya.
Untuk Program Kerja FES Jatim ada 3 pencapaian Program Jangka pendek adalah mendata dan merangkul anggota anggota KSPPS (Koperasi Simpan Pinjam Pola Syariah), dengan membentuk kelembagaan terendah tingkat Desa yang di sebut Kordes, kemudian Korcam yang di tingkat Kecamatan, lalu di tingkat kelompok Kecamatan yang di sebut Sub Korwil, kemudian untuk Korwil atau Koordinator Wilayah ada di tingkat Kabupaten, kemudian FES Jatim ada di tingkat Provinsi Jawa Timur. Program jangka menengah merupakan tidak lanjut dari program jangka pendek, yaitu memberikan upaya dalam membuka jalan agar pelatihan yang selama diikuti dapat bermanfaat dengan pengelolahan usaha anggota itu sendiri di masing-masing daerahnya untuk dipromosikan dan diikut sertakan dalam berbagai kegiatan pameran atau yang lainnya. Dalam Program Jangka Menengah Peran koordinator di masing-masing daerah sangat dibutuhkan keuletannya, yaitu dengan membuka kerjasama dengan perangkat atau muspida setempat, yang artinya dalam memasarkan produk dari anggota tersebut koordinator harus menjalin kerjasama dengan dinas terkait dan membuka peluang stand untuk mempromosikan produk anggota.
Program Jangka panjang adalah membentuk Koperasi Sekunder dengan berbagai jenis usaha. Memiliki FES Jatim Mart sendiri di masing-masing kecamatan. Memiliki bantuan Hukum dalam menanggulangi permasalahan hukun. Membentuk unit usaha dibawa naungan FES Jatim. Dan menciptakan SDM yang handal dan semua KSPPS berkwalitas dan mandiri. Semoga berhasil......amin. /team

Category: FES Jatim, Media Pembagunan
author
No Response

Leave a reply "Sekilas Tentang FES Jatim (Forum Ekonomi Syariah Jawa Timur) Sebagai Lembaga Independent"