Pengembangan dan pemberdayaan UKM dalam jaringan pembiayaan dan permodalan usaha mikro.

Warta Metropolis Kota Pasuruan : membangun sinergitas dalam suatu wadah membutuhkan energi yang sangat melelah kan , namun di balik hal tersebut ada banyak manfaat nya yang di peroleh dari kegiatan tersebut.

Pada pelaku UKM  di JawaTimur ini lebih dari 54 persen yang mendukung pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur , tentu hal tersebut menjadi prioritas tersendiri bagi pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Seperti hal nya pemkot Pasuruan yang tidak pernah henti nya memantau perkembangan UKM di wilayah nya , seperti yang telah di laku kan pada kegiatan “ Pengembangan dan pemberdayaan UKM dalam jaringan pembiayaan dan permodalan usaha mikro.” Beberapa waktu yang lalu , dengan tujuan agar dapat mewujud kan kenyamanan pelaku UKM di Wilayah Kota Pasuruan.

Bapak Agus Winarto selaku pembicara dari Dinas Koperasi dan UKM Jatim saat ditemui oleh Warta Metropolis , menyampaikan ,” pada inti nya bahwa Pelaku Usaha Mikro masih perlu akses permodalan bunga lunak , kami mencoba tawarkan dana KUR , dana bergulir Prov Jatim bahkan bantuan permodalan ( hibah ) khusus wirausaha pemula , maksimal 12 juta , selan itu juga di harap kan pada pelaku UKM dapat mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Jatim agar lebih luas jaringan pemasaran nya .” sampai nya.

Kegiatan tersebut di gelar oleh Dinas Koperasi Kota Pasuruan , adapun pembicara adalah dari BPJS yang megangkat thema Ketenaga kerjaan , mengenai kecelakaan dan manfaat nya BPJS.

Hadir dalam kegiatan tersebut bpk Agus Winarto dari Dinas Koperasi Prov Jatim , bpk Rudi Laksono dari BPJS , bpk Agus Budi Cahyono dari Kadin Kota Pasuruan , Kepala Dinas Koperasi Kota Pasuruan dan jajaran nya , serta Ketua FES Jatim Korwil Kota Pasuruan ibu Sulis beserta ke 30 undangan anggota FES Jatim Korwil Kota Pasuruan./ sulis

Category: Berita Daerah, Ekonomi, Eksekutif, Media Pembagunan
author
No Response

Leave a reply "Pengembangan dan pemberdayaan UKM dalam jaringan pembiayaan dan permodalan usaha mikro."