PencegahandanDeteksiDiniPenyakitTidakMenular MelaluiPosbindudesaDukuh

WARTA METROPOLIS TULUNGAGUNG.Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyebab kematian terbanyak di Indonesia saat ini.Tingginya polahidup yang kurangsehat di Indonesia seperti  pola konsumsi rokok, minuman beralkohol, Junk Food, kurangnya aktifitas fisik ,obesitas dan lain sebagainya berkontribusi besar dalam meningkatnya PTM setiap tahunnya.

Dalam satu decade terakhir tercatat angka kematianakibat PTM meningkat.Sebagian besar diakibatkan oleh penyakit stroke, disusul dengan hipertensi, diabetes, kanker dan penyakit paru-paru. Yang membuat kondisi ini memprihatinkan rata-rata terserang rentang usia produktif. Peningkatan terjadinya PTM akan berdampak pada perekonomian dan produktifitas bangsa. Hal ini dikarenakan pengobatan pasca terdiagnosa penyakit PTM merupakan pengobatanjangkapanjangyang akan menguras waktu dan ekonomi sehingga berdampak pada penurunan produktifitas dan peningkatan angka kemiskinan.  Kementerian kesehatan telah mengembangkan program pengendalian PTM melalui usaha promotif dan preventif.

Dalam rangka peningkatan usaha promotif dan preventif Dinas Kesehatan kab Tulungagung melalui UPTD Puskesmas Gondang KabTulungagung membentuk dan merealisasikan kegiatan POSBINDU (PosPembinaanTerpadu) untuk desa-desa se-kecamatanGondang.DalamKesempatanini Sigit Jaka Purnama, S.KM.,M.Kes (Kepala UPTD PuskesmasGondang) yang berhasil kami wawancarai mengatakan kegiatan Posbindu sangat direspon baik oleh seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintahan, bahkan UPTD Puskesmas Gondang telah melakukan kesepakatan untuk membentuk unit Posbindu di kantor Kecamatan Gondang dan disambut baik. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan Posbindu membutuh kandukungan dari berbagai pihak diantaranya pihak desa atau instansi terkait dalam mewadai dan memfasilitasi kegiatan tersebut dan elemen masyarakat  sebagai penerima pelayanan.

Senin, 18 Februari2019 telah dilaksanakan Posbindu Ds Dukuh Kec Gondang. Posbindu ini baru memulai kegiatan pertamanya dalam usaha preventif dan promotif bertempat di Balai Desa Dukuh. “Walaupun ini kegiatan posbindu yang pertama kali di desa Dukuh tetapi respon masyarakat cukup bagus, hal ini terbukti tidak hanya kaum emak-emak yang turut hadir tetapi kaum bapak-bapak juga banyak yang hadir”Ujar Komsatun (Sekretaris Posbindu desaDukuh).

Bidan desa Dukuh, NurngasiatiStr.Keb mengungkapkan bahwa focus sasaran kegiatan posbindu adalah masyarakat usia produktif (dalam rentang 15 sampai 60 tahun), Beliau juga menuturkan bahwa kegiatan ini sangat penting dan membantu terutama pada masyarakat desa di karena kan seluruh programnya dapat dinikmati secara gratis, “sebenarnya ini adalah kegiatan pra Posbindu yang dimaksud sebagai lahan belajar para kader dan kegiatan Posbindu akan direalisasikan pada bulan Maret”tegas Nurngasiati.

Pada kesempatan yang sama Mochamad Sofwan,S.Ag.,MH (Kepala Desa Dukuh) menyampaikan sangat mengapresiasi dengan dibentuknya posbindu ini, beliau juga menuturkan dan berencana akan menambah jumlah kader posbindu sehingga bias menjangkau dan lebih konsen pada tingkatan Dusun.”Warga masyarakat yang turut hadir dan memeriksakan kesehatannya mengaku sangat senangterhadap program ini”tegas Mochamad Sofwan./*Angga

Category: Berita Daerah, Media Pembagunan
author
No Response

Leave a reply "PencegahandanDeteksiDiniPenyakitTidakMenular MelaluiPosbindudesaDukuh"