Tingkatkan SDM Anggota, FES Jatim Programkan Sertifikasi Profesi

Warta Metropolis Jatim, Dalam rangkah meningkatkan sumber daya manusia, Forum Ekonomi Syariah Jawa Timur mengajak semua anggotanya untuk melaksanakan uji kopetensi atas profesinya sebagai wirausaha, dengan mengikuti uji kopetensi profesi kewirausahaan dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).  

Tujuan dilaksanakan program sertifikasi tersebut adalah agar semua anggota Forum Ekonomi Syariah Jawa Timur (FES Jatim) memiliki kemampuan atau profesi dengan keahlian tersendiri dengan bidangnya, dengan memiliki sertifikat dari sertifikasi tersebut, maka anggota tersebut sudah memiliki standart profesinya sebagai pelaku wirausaha.

Sulis Winarsih saat mendampingi anggota FES Jatim ketika mengikuti uji kopetensi menjelaskan, “bahwa saat ini semua harus memiliki sertifikasi, maka dari itu pentingnya uji kopetensi profesi, agar nantinya akan memudahkan anggota kita dalam berwirausaha, baik dalam kepengurusan legalitas dan juga pengajuan ke perbankan,” terangnya.

Sementara itu, Ulfa salah satu peserta uji kopetensi kewirausahaan dari Kabupaten Pasuruan, saat ditemui oleh Warta Metropolis menjelaskan, “kami sangat senang dengan mengikuti uji kopetensi profesi kewirausahaan ini, karena dengan mengikuti kegiatan tersebut, kami telah banyak mengerti bagai mana pentingnya sertifikasi ini,” jelasnya.

Sementara itu Ida salah satu peserta dari Kota Pasuruan juga menjelaskan, “bahwa dengan mengikuti uji kopetensi profesi kewirausahaan, kita dapat banyak mendapat ilmu tentang pentingnya sertifikasi tersebut,” jelasnya.

Sebanyak 30 anggota FES Jatim mengikuti uji kopetensi dari  Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan menguji kopetensi keilmuannya secara lisan dan tertulis.

Sertifikasi adalah suatu penetapan yang diberikan oleh para pakar secara profesional di bidang keilmuannya terhadap pelaku wirausaha guna menunjukkan umtuk mampu melakukan suatu pekerjaan atau tugas secara spesifik.

Sertifikasi uji kompetensi sebagai tolak ukur keberhasilan anggota FES Jatim dalam profesinya atau sebagai reverensi yang bermanfaat, serta dengan memiliki rasa percaya diri sebagai tenaga profesi guna membantu keberadan program sertifikasi anggota FES Jatim dan tuntutan kopetensi dunia profesi.

BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja. Pembentukan BNSP merupakan bagian integral dari pengembangan paradigma baru dalam sistem penyiapan tenaga kerja yang berkualitas.

Berbeda dengan paradigma lama yang berjalan selama ini, sistem penyiapan tenaga kerja dalam format paradigma baru terdapat dua prinsip yang menjadi dasarnya, yaitu : pertama, penyiapan tenaga kerja didasarkan atas kebutuhan pengguna (demand driven); dan kedua, proses diklat sebagai wahana penyiapan tenaga kerja dilakukan dengan menggunakan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi (Competency Based Training/CBT).

Pengembangan sistem penyiapan tenaga kerja dengan paradigma baru ini dimulai pada awal tahun 2000 yang ditandai dengan ditandatanganinya Surat Kesepakatan Bersama (SKB) antara Menteri Tenaga Kerja, Menteri Pendidikan Nasional, Ketua Umum Kadin Indonesia.

Maka dengan demikian langkah FES Jatim mengajak anggotanya untuk bersertifikasi adalah penyiapan tentang tantangan kedepan yang mana dalam upaya meningkatkan SDM yang mumpuni di bidangnya dengan bukti sertifikasi tersebut yang telah diuji oleh BNSP tersebut. /lilik

Category: Berita Daerah, FES Jatim
author
No Response

Leave a reply "Tingkatkan SDM Anggota, FES Jatim Programkan Sertifikasi Profesi"